Saya sangat terkesan, terinspirasi, dan tersadarkan, atau apalah sebutannya, ketika saya dalam sebuah forum rapat madrasah diniyah (Madin) tempat saya mengajar ada pemaparan dari seorang guru senior di Madin tersebut yang juga merupakan guru saya juga ketika di bangku madrasah. Beliau memaparkan kurang lebih sebagai berikut:
"Memang kegiatan pembelajaran kita di kelas sulit untuk dikatakan sempurna. Ketika kita fokus pada kegiatan ta'lim, mungkin aspek tadris, dan ta'dib-nya terkurangi. Demikian pula ketika lebih fokus pada tadris-nya, kegiatan ta'lim dan ta'dib-nya terkurangi. Demikian seterusnya. Sulit untuk dicapai sepenuhnya. Tapi kita harus mengevaluasi diri seterusnya."
Dari pemaparan beliau tersebut saya menjadi tercerahkan, tersadarkan atau apalah sebutannya. Memang sulit dicapai semua menjadi sempurna seutuhnya aspek pembelajaran kita.
Namun, selain itu, saya juga terinspirasi dari penjelasan sang ustadz. Yakni bahwa banyak aspek dari kegiatan pembelajaran di kelas yang harus dianalisis. Dan saya juga baru sadar akan hal itu.
Memang sebelumnya kesemua aspek pembelajaran tersebut dari kajian filsafatnya sudah saya pelajari di buku-buku ilmu pendidikan dan pembelajaran. Tapi, baru kali ini saya semakin sadar akan implementasinya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari saya. Kiranya analisa sederhana ustadz saya ini cukup berharga dan berarti serta menyadarkan saya.
Terimakasih ustadz.
Malang, 3 Juni 2026
R. Ahmad Nur Kholis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar